Komoditas melalui telepon seluler - keuntungan tinggi dan risiko tinggi

Komoditas melalui telepon seluler - keuntungan tinggi dan risiko tinggi
Apakah sebenarnya komoditas itu? Dengan kata sederhana, komoditas adalah produk dengan kualitas dan harga yang sama yang diproduksi oleh sejumlah besar produsen. Hal tersebut dapat diartikan bahwa komoditas tidak seperti ponsel yang berbeda dalam tiap karakteristik. Komoditas dibagi menjadi beberapa kelompok: energi seperti minyak atau gas alam; logam, namun tidak hanya logam mulia seperti emas, perak, platinum atau paladium, tetapi juga terdapat tembaga; produk pertanian (berbagai jenis tanaman, kakao, kopi, daging, sapi, atau bahkan jus jeruk). Setiap komoditas dari bursa saham di mana trading terjadi telah ditentukan parameter yang diperlukan dari komoditas yang dipilih dan jumlah yang dapat ditrading.
 
 Mengingat karakteristik komoditas bursa saham di mana pergerakan harga terkecil dipantau dengan cermat, adalah wajar bahwa produk bantuan leverage seperti kontrak untuk perbedaan ("CFD") - digunakan. Ketika harga bergerak, perbedaan uang dibayarkan berdasarkan kontrak tersebut. Dalam hal pertumbuhan harga, pembeli membayar uang kepada penjual, namun jika terjadi penurunan harga, maka uang dibayarkan secara berlawanan arah. CFD adalah turunan yang memungkinkan spekulasi pada pergerakan harga, tanpa benar-benar memiliki aset yang mendasari - dalam hal ini yaitu komoditas.
 
 Kami menghadirkan kepada Anda untuk trading komoditas menggunakan CFD dan bantuan leverage keuangan menggunakan kasus model berikut. Minyak mentah Brent memiliki nilai 62.95 USD pada tanggal 23 Juli 2019 di pukul 6.45 sore dan kemudian nilai 64.27 USD di pukul 11.15 malam. Hal ini merupakan pertumbuhan 2,09%.
 
 Dalam tabel, Anda dapat melihat contoh trading dengan bantuan leverage. Saat ini leverage 1:10 diterapkan ketika trading minyak mentah menggunakan CFD, model kami dalam tabel menunjukkan situasi dan keuntungan / kerugian dalam kasus, ketika bantuan leverage lebih rendah atau tidak ada sama sekali. Hal ini merupakan spekulasi pada pertumbuhan harga, yang berarti kita mendapatkan keuntungan jika harga tumbuh dan mendapatkan kerugian jika harga turun.


GG_PR_Predelani_tabulek_v_edukacnich_materialech_GulfBrokers_indonesia_3

 
* Biaya: tabel menunjukkan penjelasan dari spread, yaitu biaya broker yang dihitung dari keuntungan trader dari perbedaan antara harga beli dan jual. Informasi lebih lanjut mengenaibiaya dan perhitungan terperinci tersedia di https://gulfbrokers.com/.
 
Skenario ini berlaku untuk seorang trader yang telah membuka posisinya pada tanggal 23 Juli 2019 pukul 6.45 sore sementara nilai minyak ialah 62.95 USD dan menutup posisinya pada hari yang sama pukul 11.15 malam dengan nilai sebesar 64.27 USD. Dalam kerangka waktu ini, minyak Brent telah tumbuh sebesar 2,09%. Trader, seperti yang disebutkan sebelumnya, telah berspekulasi tentang pertumbuhan. Tanpa menggunakan bantuan leverage keuangan, keuntungannya adalah 209 EUR dari investasi sebesar 10.000 EUR. Kami tidak bisa mengatakan ini akan menjadi trading yang gagal, bukan sebaliknya. Jika trader berspekulasi pada penurunan harga, maka trader akan kehilangan uang. Spekulasi tentang pertumbuhan adalah strategi yang baik dalam kasus ini.
 
Namun, keuntungan dapat dilipat gandakan menggunakan bantuan leverage keuangan, misalnya dalam rasio 1: 5. Trader kemudian akan mencapai keuntungan 1,045 EUR dari investasi yang sama. Ketika menggunakan rasio bantuan leverage 1:10, yang saat ini digunakan untuk trading minyak, keuntungannya adalah 2,090 EUR.
 
 
Regulasi pasar modal di UE memungkinkan tingkat bantuan leverage maksimum 1:10 untuk trading komoditas. Dengan cara yang sama di mana bantuan leverage melipatgandakan keuntungan, serta dapat juga untuk melipatgandakan kerugian. Jika trader berspekulasi pada penurunan harga, maka trader akan berakhir dengan kerugian 2.090 EUR saat menggunakan bantuan leverage keuangan 1:10. Hal tersebut dapat diartikan trader akan kehilangan hampir seperempat dari investasinya hanya dalam waktu 4 jam.
 
 Seperti yang kami perlihatkan kepada Anda, ini merupakan produk yang sangat berisiko, juga dapat diartikan bahwa tidak ada lembaga yang kredibel menawarkan trading komoditas dengan hasil yang dapat diterima dari kuesioner investasi. Secara hukum, semua klien potensial harus mengisinya sebelum mereka dapat ditawari produk berisiko tersebut.
 
 
 Trading bantuan leverage memiliki sejarah panjang
 
Trading dengan bantuan leverage keuangan pertama yang dilakukan adalah pembelian Pan-Atlantic Steamship Company oleh perusahaan McLean Industries, Inc., pada Januari 1955. Saat ini trading tersebut dikenal sebagai leverage buyout. Pembelian ini paling populer pada 1980-an. CFD seperti yang mereka kenal saat ini diperkenalkan di London pada 1990-an. Brian Keelan dan Jon Wood dari perusahaan UBS Warburg biasanya dinamai sebagai pendiri instrumen. CFD sering digunakan oleh dana lindung nilai dan trader institusional lainnya berkat kemungkinan untuk trading tanpa kepemilikan fisik aktual dari aset yang mendasarinya. Dengan cara ini mereka menghindari banyak biaya tinggi.
 
 
Menjelang akhir 1990-an, berkat perkembangan Internet dan sarana komunikasi lainnya, kemungkinan untuk trading CFD menjangkau investor ritel. Internet dan perkembangan lainnya memungkinkan melihat setiap pergerakan harga dan trading dengan segera. Banyak platform trading online baru dan aplikasi seluler yang telah dibuat lebih lanjut dan menyederhanakan trading. Berkat akses yang mudah, trading pasar modal telah menjadi masalah luas.
 


 
Back to tips